Alkisah pada suatu hari,
diadakan sebuah pesta emas peringatan 50 tahun pernikahan sepasang
kakek-nenek. Pesta ini pun dihadiri oleh keluarga besar kakek dan nenek
tersebut beserta kerabat dekat dan kenalan.
Pasangan
kakek-nenek ini dikenal sangat rukun, tidak pernah terdengar oleh
siapapun bahkan pihak keluarga mengenai berita mereka perang mulut.
Singkat kata mereka telah mengarungi bahtera pernikahan yang cukup lama
bagi kebanyakan orang. Mereka telah dikaruniai anak-anak yang sudah
dewasa dan mandiri baik secara ekonomi maupun pribadi. Pasangan tersebut
merupakan gambaran sebuah keluarga yang sangat ideal.



Umur siapa yang tahu, demikian juga seorang pemuda, bagaimanapun kuatnya
juga tak bisa mengelak dari hal tersebut. Kisah nyata ini diceritakan
sendiri oleh pelakunya dan pernah disiarkan oleh Radio Al Qur’an di
Makkah al Mukarramah. Kisah ini terjadi pada musim haji dua tahun yang
lalu di daerah Syu’aibah, yaitu daerah pesisir pantai laut merah,
terletak 
Aku
sangat menyukai ucapan mama : “Barang milikku yang paling berharga adalah
kamu!” Ucapan yang sangat menyejukkan hati, dan sampai sekarang aku masih
mengingatnya...